Kurikulum

7 09 2006

Kurikulum pendidikan SD Harapan Mulia ,berpedoman pada Kurikulum Nasional 2004 dan muatan lokal.

Struktur Kurikulum SD Harapan Mulia Kelas 1 & 2

MATA PELAJARAN
1. Al-Islam
2. Bahasa Indonesia
3. Matematika
4. Sains
5. Pend. Kewarganegaraan & Pengetahuan Sosial
6. Kerajinan Tangan & Kesenian
7. Pendidikan Jasmani
8. Pembiasaan
9. Al-Qur’an
10. Bhs.Inggris
11. Komputer
12. Aritmatika
13. Ekstra kurikuler ( pilihan )
Jumlah 50 jam pelajaran

Makna Pembelajaran

1. Al-Islam
Pendidikan Al-Islam, ditekankan pada pelaksanaan ibadah berdasarkan tuntunan Rasulullah Sallalahu Alaihi Wassalam dengan merujuk Kitab Al-Qur’an dan Hadits-Hadits yang sahih. Sehingga peserta didik dapat mengamalkan ajaran Islam secara baik dan benar.
Pendidikan Al-Islam meliputi tauhid, akidah akhlak dan feqih yang disampaikan secara komprehensif. Dengan demikian peserta didik diharapkan dapat memahami konsep Islam sebagai Rahmatan lil alamin

Shalat yang merupakan tiang agama, akan dijadikan praktek sehari-hari peserta didik. Sehingga kelaknya peserta didik akan memandang bahwa shalat tidak lagi dipandang sebagai kewajiban melainkan sebagai kebutuhan.

2. Bahasa Indonesia

Bahasa merupakan sarana untuk saling berkomunikasi, saling berbagai pengalaman, saling belajar satu sama lain, serta untuk meningkatkan kemampuan intelektual dan kesusateraan. Standar kompetensi pelajaran Bahasa Indonesia mengupayakan peserta didik dapat mengembangkan potensi sesuai dengan kemampuan, kebutuhan, minat, serta dapat menumbuhkan penghargaan terhadap hasil karya bangsa sendiri serta sikap positif terhadap Bahasa Indonesia.

3. Matematika

Matematika merupakan suatu bahan kajian yang memiliki obyek abstrak dan dibangun melalui proses penalaran deduktif, yaitu kebenaran suatu konsep diperoleh sebagai akibat logis dari kebenaran sebelumnya sudah diterima, sehingga keterkaitan antar konsep dalam matematika bersifat sangat kuat dan jelas.

Pembelajaran matematika berfungsi untuk mengembangkan kemampuan bernalar melalui kegiatan penyelidikan, eksplorasi, dan eksperimen, sebagai alat pemecahan masalah melalui pola pikir dan model matematika serta sebagai alat komunikasi melalui symbol, tabel, grafik, diagram dalam menjelaskan gagasan.

4. Sains

Sains merupakan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis untuk menguasai pengetahuan, fakta-fakta, konsep-konsep, prinsip-prinsip, proses penemuan, dan memiliki sikap ilmiah. Pendidikan Sains di sekolah dasar bermanfaat bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar.

Pendidikan Sains menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar peserta didik mampu menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Pendidikan Sains diarahkan untuk “mencari tahu“ dan “berbuat“ sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar.

5. Pendidikan Kewarganegaraan dan Pengetahuan Sosial

Pengetahuan Sosial merupakan mata pelajaran yang mengkaji seperangkat peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan isu social dan kewarganegaraan. Melalui mata pelajaran Pengetahuan Sosial, peserta didik diarahkan, dibimbing, dan dibantu untuk menjadi warga negara Indonesia dan warga dunia yang efektif.

Menjadi warga Indonesia dan warga dunia yang efektif merupakan tantangan berat karena masyarakat global selalu mengalami perubahan setiap saat. Untuk itu Pengetahuan Sosial dirancang untuk membangun dan merefleksikan kemampuan peserta didik dan kehidupan bermasyarakat yang selalu berubah dan berkembang secara terus menerus.

6. Kerajinan tangan dan Kesenian (Kertakes)

Pembelajaran Kertakes merupakan semua bentuk aktivitas fisik, social, psikologis dan cita rasa keindahan. Aktivitas dan cita rasa keindahan teruang dalam kegiatan berekspresi, bereksplorasi, berkreasi, dan berprestasi, melalui bahasa rupa, bunyi , gerak dan karya yang mencakup tentang gagasan seni, ketrampilan berkarya serta apresiasi dengan memperhatikan konteks social budaya masyarakat.

Kertakes diberikan untuk menumbuhkan kepekaan rasa keindahan, sehingga membentuk sikap kreatif, apresiatif dan kritis. Kertakes memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperoleh pengalaman berapresiasi dan berkreasi sehingga menghasilkan suatu produk berupa benda yang bermanfaat langsung.

7. Pendidikan Jasmani

Pendidikan jasmani merupakan proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas jasmani dan direncanakan secara sistematik, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan individu secara organik, kognitif sosial dan emosional.

Pendidikan Jasmani merupakan media untuk mendorong perkembangan ketrampilan motorik, kemampuan fisik, pengetahuan dan penalaran serta pembiasaan pola hidup sehat yang bermuara untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan yang seimbang.

8. Al-qur’an

Pembelajaran Al-Qur’an diarahkan kelaknya para peserta didik dapat mempelajari Al-Islam dari sumbernya yang utama. Diawali dengan pengenalan huruf Hijaiyah melalui metode Qiroati, para peserta didik diharapkan dalam akhir semester 4 (kelas 2) telah dapat membaca Al-Qur’an dengan lancar. Dan diakhir tahun pembelajaran (kelas 6) telah dapat membaca Al-Qur’an dengan kaidah Tajwid yang benar dan hafal juz ke 30 (Juz Amma ‘)

9. Bahasa Inggris

Bagaimanapun Bahasa Inggris saat ini menjadi bahasa dunia dan ilmu pengetahuan. Dengan menguasai Bahasa Inggris diharapkan peserta didik akan dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan lebih cepat.selain itu para peserta didik akan dapat menjadi warga dunia yang lebih efektif.

Pemberian Pendidikan Bahasa Inggris, merupakan prioritas utama di Sekolah Harapan Mulia, hal ini berdasarkan asumsi pada saat ini lebih-lebih di masa datang kemampuan berbahasa asing (Bahasa Inggris) sangat dituntut dalam dunia kerja maupun bisnis tidak saja secara nasional terlebih di dunia internasional.

10. Komputer

Pendidikan Komputer juga merupakan prioritas utama di Sekolah Harapan Mulia. Pendidikan komputer diarahkan agar peserta didik tidak menjadi “Gatek” (gagap teknologi). Dengan pengenalan teknologi komputer secara dini, akan membuka cakrawala pemikiran peserta didik secara lebih awal untuk “menangkap“ perkembangan dunia elektronika dan informatika yang semakin canggih. Komputer yang saat ini menjadi “jendela”nya ilmu pengetahuan, pengajarannya menggunakan metode “learning be doing“.

Kemampuan mengoperasikan berbagai program komputer dengan benar, merupakan kebutuhan yang sangat mutlak saat ini terlebih di masa depan.

Dalam dunia kerja kemampuan mengoperasikan komputer merupakan nilai lebih bagi tenaga kerja, dan memiliki peluang lebih besar untuk meraih jenjang karier lebih tinggi, dibanding mereka yang tidak memiliki kemampuan tersebut.

Karena itu pemberian pendidikan Komputer merupakan prioritas di Sekolah Harapan Mulia.

11. Aritmatika

Pendidikan Aritmatika diberikan agar peserta didik lebih memahami konsep-konsep berhitung dengan lebih dalam. Teori –teori hitung yang berupa tambah–kurang, kali –bagi akan lebih mudah dicerna peserta didik melalui pengajaran aritmatika. Kemampuan menguasai ilmu aritmatika tidak saja membantu peserta didik mengaplikasikan dasar-dasar matematika, tetapi juga berperan untuk lebih mengembangkan fungsi otak kanan secara optimal.

12. Program ekstra kurikuler

Program ekstra kurikuler (eskul) diberikan sebagai wahana untuk mengakomodir bakat dan minat peserta didik untuk dapat lebih mengaktualisasi dan mengapresiasi kemampuan diri. Program eskul yang dapat menjadi alternatif pilihan peserta didik meliputi olahraga , seni ,dan kepanduan


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: